Sabtu, 02 Maret 2013

Budaya Kerja 5S Ala Jepang

Seseorang yang bekerja pada suatu perusahaan haruslah mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang digelutinya. Sebelumnya telah Sipakatau share mengenai kebiasaan- kebiasaan buruk yang sering dilakukan di tempat kerja. Kesempatan kali ini kembali posting artikel tentang budaya kerja 5S ala Jepang.  Pernahkah sebelumnya anda mendengar Budaya Kerja 5S? Atau bahkan Anda telah menerapkannya di tempat Anda bekerja saat ini? Budaya Kerja 5S adalah budaya kerja yang terlahir dari budaya Jepang dalam teknik berumahtangga praktis. Tujuannya adalah peningkatan profit, efisiensi, pelayanan, dan keamanan. Budaya kerja 5S terdiri dari Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke. Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi 5R, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Budaya kerja 5S saat ini sudah banyak diterapkan dalam organisasi maupun perusahaan. Dasar-dasar 5S adalah sebagai berikut:

Seiri (Ringkas)
Seiri merupakan langkah awal dalam menjalankan budaya 5S, yaitu membuang atau menyortir barang-barang, file yang tidak digunkan lagi ke tempat pembuangan atau recycle bin. Tindakan ini dilakukan agar tempat penyimpanan menjadi lebih efisien, karena dipergunakan untuk menyimpan barang atau file yang memang penting dan dibutuhkan. Selain itu bertujuan agar tempat kerja Anda terlihat lebih rapi, tidak berantakan seperti sebelumnya.

Seiton (Rapi)
Setelah anda menyortir semua barang atau file yang tidak dipergunakan lagi. Kini saatnya Anda merapikan semua barang dan filepenting anda dengan teliti. Buatlah semuanya menjadi terorganisir dan sistematis. Berikan nama pada setiap tempat penyimpanan yang mudah diingat, bisa juga gunakan kode pada tempat penyimpanan. Jika berbentuk barang, berikan label dengan nama atau visual sebagai ciri khas, jika berbentuk file atau softcopy data manajemenkan folder-folder di komputer anda. Tujuannya agar mudah mengidentifikasi saat file, barang atau benda tersebut dibutuhkan dan Anda tidak perlu membuang banyak waktu hanya untuk mencarinya.

Seiso (Resik)
Langkah berikutnya adalah sepertinya ini yang paling wajib yaitu membersihkan tempat kerja, ruangan kerja dan lingkungan kerja Anda. Tanamkan dalam diri Anda kebersihan merupakan hal yang fital dalam kehidupan, jika Anda tidak menjaga kebersihan, lingkungan Anda menjadi kotor dan menjadi faktor utama terjangkitnya penyakit. Jika Anda terserang penyakit, sudah pasti pekerjaan anda akan tertunda bahkan terbengkalai, terhentinya produktifitas Anda akan menyebabkan banyak kerugian. Lakukanlah kebersihan harian, pemeriksaan kebersihan dan pemeliharaan kebersihan.

Seiketsu (Rawat)
Seiketsu adalah tahap yang sulit, karena Anda harus menjaga ketiga tahap yang sudah dijalankan sebelumnya secara rutin. Tahap ini dapat juga disebut tahap perawatan atau maintenance. Biasanya bagi perusahaan skala besar ada bagia khusus karyawan yang memantau hal-hal seperti ini, minimal OB.

Shitsuke (Rajin)
Rajin atau disiplin meliputi suatu kebiasaan dan pemeliharaan program 5S yang sudah berjalan. Hal yang tidak terbantahkan bahwa kedisiplinan merupakan kunci keberhasilan. Ada baiknya, jika Anda berada diposisi sebagai atasan, buatlah standarisasi 5S dan berikan training 5S agar seluruh anggota organisasi atau perusahan paham akan kegunaan dari 5S sebagai dasar kemajuan perusahaan karena dengan menerapan 5S yang praktis dan ringkas bertujuan pada efisiensi, pelayanan yang baik, keamanan bekerja, dan peningkatan produktifitas dan profit.

Demikianlah informasi budaya kerja ala negeri Sakura seperti yang dikutip dari id.jobsdb.com yaitu  Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan bagi anda-anda yang sudah mampir di Sipakatau. Tetap semangat dan salam bahagia J

Pentingnya Integrasi Nilai-Nilai Budaya Lokal Dalam Pendidikan

Sobat Sipakatau, Bangsa Indonesia tidak akan mungkin mengelak dari globalisasi, sebagai konsekuensi dari posisinya yang menyemesta itu dan konsekuensi zaman globalisasi. Yang bisa kita lakukan hanyalah meminimalisir dampak negatif globalisasi. Globalisasi dan modernisasi pasti terjadi, dan tidak terelakkan. Era globalisasi yang diboncengi neoliberalisme dan modernisasi melaju diiringi pesatnya revolusi IPTEK (Ilmu pengetahuan dan teknologi). Dunia tanpa batas yang menganut aliran kebebasan, kebebasan berkreatifitas, kebebasan berpendapat, kebebasan berekspresi. Bila kita duduk di suatu kursi akan melihat dan berkomunikasi dengan orang di tempat yang paling jauh di dunia luar sana, maka kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi mendekatkan jarak dan waktu. Kondisi tersebut secara tidak langsung telah melahirkan budaya baru dan mempengaruhi tatanan budaya masyarakat Indonesia yang luhur.
Fenomena “kebebasan” dunia harus disikapi dengan arif dan bijaksana karena globalisasi dan modernisasi sangat diperlukan dan bermanfaat bagi kemajuan. Namun tidak boleh lengah dan terlena, karena era keterbukaan dan kebebasan itu juga menimbulkan pengaruh negatif yang akan merusak budaya bangsa. Menolak globalisasi bukanlah pilihan tepat, karena itu berarti menghambat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bukankah bangsa jangan sampai ketinggalan IPTEK dengan negara lain. Memang, perlu kecerdasan dalam menjaring dan menyaring efek globalisasi. Akses kemajuan teknolgi informatika dan komunikasi dapat dimanfaatkan sebagai pelestari dan pengembang nilai-nilai budaya lokal. Dengan munculnya era globalisasi ini, maka semakin disadari pula pentingnya mempertahankan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Harus diakui, aktor utama dalam proses globalisasi masa kini adalah negara-negara “maju”. Mereka berupaya mengekspor nilai-nilai lokal di negaranya untuk disebarkan ke seluruh dunia sebagai nilai-nilai global. Mereka dapat dengan mudah melakukan itu karena mereka menguasai arus teknologi informasi dan komunikasi lintas batas negara-bangsa. Sebaliknya, pada saat yang sama, negara-negara berkembang seperti negara kita tak mampu menyebarkan nilai-nilai lokalnya karena daya kompetitifnya yang rendah. Akibatnya, negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya.

Salah satu masalah utama dalam bidang pendidikan dan kebudayan adalah masalah identitas kebangsaan. Dengan derasnya arus globalisasi dikhawatirkan budaya bangsa, khususnya budaya lokal akan mulai terkikis. Budaya asing kini kian mewabah dan mulai mengikis eksistensi budaya lokal yang sarat makna. Agar eksistensi budaya lokal tetap kukuh, maka diperlukan pemertahanan budaya lokal. Fenomena anak usia sekolah yang senang dengan budaya asing menjadikan kewaspadaan untuk mengangkat dan melestarikan budaya lokal agar menjadi bagian integratif dalam pemelajaran sastra di sekolah. Budaya lokal merupakan budaya yang dimiliki oleh suatu wilayah dan mencerminkan keadan sosial di wilayahnya. Beberapa hal yang termasuk budaya lokal diantaranya adalah cerita rakyat, lagu daerah, ritual kedaerahan, adat istiadat daerah, dan segala sesuatu yang bersifat kedaerahan. 

Upaya-upaya pembangunan jati diri bangsa Indonesia, termasuk di dalamnya penghargaan pada nilai budaya dan bahasa, nilai-nilai solidaritas sosial, kekeluargaan dan rasa cinta tanah air dirasakan semakin memudar. Pudarnya budaya bangsa telah mengakibatkan banyak dampak. Salah satunya di dalam struktur masyarakat sudah mulai terjadi ketimpangan sosial, baik dilihat dari status maupun tingkat pendapatan. Kesenjangan sosial yang semakin melebar itu menyebabkan orang kehilangan harga diri. Budaya yang lebih sesuai dengan karakter bangsa semakin sulit dicernakan, sementara itu budaya global lebih mudah merasuk. Budaya lokal merupakan budaya yang dimiliki oleh suatu wilayah dan mencerminkan keadan sosial di wilayah tersebut. Beberapa hal yang termasuk budaya lokal diantaranya adalah cerita rakyat, lagu daerah, ritual kedaerahan, adat istiadat daerah, dan segala sesuatu yang bersifat kedaerahan. Dengan demikian perhatian pada budaya lokal yang perlu ditingkatkan. Pengintegrasian budaya lokal ke dalam pendidikan sungguh amat penting. Hal ini dilakukan sebagai upaya penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam budaya lokal dan juga sekaligus untuk meminimalisir pengaruh negatif budaya luar khususnya budaya barat yang dibawa oleh globalisasi.

Rabu, 20 Februari 2013

Benturan Ideologi Peradaban Dunia

Benar dan salah adalah dua kata yang tidak dapat dipisahkan meskipun kedua memiliki makna yang kontradiktif sejak munculnya manusia pertama (dari sudut pandang agama) dan mungkn hingga akhir zaman. Pertarungan ideologi meskipun lebih mengutamakan eksistensinya sebagai tujuan tidak menafikan keberadaan tindakan benar atau salah.  Illuminati adalah nama sebuah perkumpulan rahasia, yang didirikan oleh Adam Weishaupt, di Jerman, pada tahun 1776, dengan tujuan untuk mendominasi dunia melalui cara-cara subversif. Keberadaan Illuminati hanyalah salah satu dari beberapa contoh dalam sejarah di mana berdasarkan bukti-bukti yang tidak terbantahkan, para sejarawan mengakui akan adanya konspirasi jahat ini. Pada tahun 1784 ordo Illuminati terbongkar keberadaannya dan dipaksa untuk membubarkan diri. Fakta pembubaran tersebut dijadikan sebagai pembenaran oleh para cendekiawan yang menduga bahwa dewasa ini tidak ada ada konspirasi. "Illuminati", sesungguhnya hanyalah merupakan sebuah istilah yang sesuai untuk menunjuk orang-orang dan organisasi-organisasi rahasia yang terus mengejar tujuan-tujuan yang sama di zaman kita dewasa ini. Pada kenyataannya, keberadaan ordo rahasia ini dimulai jauh sebelum abad kedelapan belas. Tepatnya dimulai di Babel dalam abad keenam SM, dengan munculnya ajaran sesat Yahudi Kabbalah. Menurut anggapan mereka sendiri, llluminati merepresentasikan keturunan dari malaikat yang diusir dari surga (the Fallen Angels - Iblis menurut al-Qur'an, pent.) penghuni benua Atlantis yang hilang. The Fallen Angels ini kemudian bercampur dengan manusia dan seterusnya menghasilkan keurunan ras unggul yang konon disebut "Arya", yang kepada mereka Iblis mengajarkan Kebijaksanaan Kuno.

Oleh karena itu, Illuminati menganggap dirinya sebagai pewaris yang selama berabad-abad melestarikan tradisi panjang pengetahuan okult mereka untuk melawan "tirani" dan "kedzlaliman" dari "agama", terutama agama samawi. Pada akhirnya, mereka mempersepsikannya sebagai tugas untuk melembagakan sebuah tatanan dunia, dan untuk memaksakan keyakinan mereka kepada orang lain sebagai "sebuah-agama-dunia" yang akan dipimpin oleh kalangan Illuminati sendiri. Selama berabad-abad para anggota Illuminati dengan hati-hati telah melakukan kawin campur satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk mempertahankan garis keturunan "suci"nya, dan tidak lain tujuannya adalah agar pengetahuan rahasia mereka dapat disampaikan dari generasi ke generasi, di mana dari kalangan mereka-lah Messiah diyakini akan muncul. Untuk alasan inilah mereka juga menyebut diri mereka sebagai "Keluarga".

Dewasa ini, illuminati dipimpin oleh dinasti perbankan yang kuat di Eropa mereka menjalankan supremasi atas pemerintahan-pemerintahan di dunia, termasuk bidang ekonomi dan bahkan kebudayaannya. Pada akhirnya Illuminati menjadi sebuah jaringan internasional, berada dalam sebuah dunia yang pararel, mengangkangi bidang-bidang yang sah dan melakukan kegiatan-kegiatan di pasar gelap dan di bawah tanah. Metoda penaklukan mereka sepenuhnya dilakukan untuk merusak moral masyarakat dunia, merusak tatanan kehidupan mereka, dengan cara memperkenalkan setiap kebiasaan buruk, termasuk kebejatan seksual, keserakahan dan perang. Dengan memperbudak bangsa-bangsa di dunia yang diikat melalui hutang dengan jumlah yang sangat besar, mereka memastikan diri akan kepatuhan pihak yang dikuasainya, dan menjamin lambat laun pengalihan kedaulatannya mereka kepada pemerintahan global. Dengan mendorong spekulasi pasar saham, mereka menyedot kekayaan orang banyak yang mereka tipu. Alhasil, mereka menciptakan bencana ekonomi global yang tak terhitung besarnya, namun apa yang mereka lakukan sebenarnya menunjukkan kepada umat manusia akan kebodohannya sendiri, kemudian menawarkan jasa baik kepada negara yang menjadi korbannya dengan dalih jalan penyelamatan, sambil menerapkan sistem negara fasis global yang akan diatur oleh mesiah (Juru Selamat Illuminati) di kemudian hari.

Dengan merampas pengendalian moral bangsa-bangsa di dunia, mereka membiayai kegiatan rahasia yang mendominasi dunia seperti penjualan senjata ilegal, perdagangan narkotika, dan prostitusi. Aktivitas mereka terjalin dengan lembaga-lembaga intelijen terkemuka di dunia, termasuk CIA, Mossad, dan M16 Inggris, maupun sindikat kejahatan internasional, seperti Mafia dan Triad di Asia, serta Yakuza dari Jepang.2) Melakukan penyamaran yang sesuai dengan tujuan kolektif mereka, mereka bekerja bergandengan tangan dengan Freemason dan berbagai perkumpulan rahasia lainnya, serta bertanggung jawab atas munculnya berbagai sekte radikal, dari Hare Krishna hingga Moonies, Kristen dan Islam Fundamentalis, dan yang paling penting, terorisme.

Melalui berbagai lembaga keuangan dan kekuasaan politik yang sangat banyak jumlahnya, Illuminati berencana untuk memicu terjadinya perang global, atau Perang Dunia III, yang akan muncul kemudian dari reruntuhan peradaban kita, seperti lahirnya kembali seekor burung phoenix dari api, yaitu sebuah Tatanan Dunia Baru. Konfrontasi yang akan datang dan tengah disajikan saat ini sebagai "Benturan Peradaban - Clash of Civilizations", antara "Liberal Demokrat Barat" dengan " Islam fundamentalis".

Meskipun Illuminati menggunakan semua fear mongering untuk menakuti-nakuti mengenai bahaya Islam, bagaimanapun juga umat Islam tidak dapat dijadikan sebagai sebuah ancaman Barat. Dunia Islam telah cukup lemah karena korupsi internal yang terjadi di antara mereka sendiri, selain aktivitas subversif kekuatan Barat, terjadinya Perang Dunia I, dimana kekuatan Sekutu mampu menyisihkan pasukan Kekaisaran Turki yang pada saat itu runtuh. Semenjak dunia Islam berantakan, dan tidak bisa bersatu bahkan tidak mampu mewakili Islam, apalagi menjadi ancaman Barat.

Fakta ini diakui sendiri oleh Zbigniew Brzezinski, arsitek utama pembuat rekayasa ancaman palsu. Tentang Islam apakah merupakan fenomena ancaman atau tidak bagi dunia saat ini, ia menjawab:
Omong kosong! Barat memiliki kebijakan global berkenaan dengan Islam. Itu bodoh. Tidak ada Islam global. Lihatlah Islam dengan cara yang rasional dan tanpa hasutan atau emosi. Islam adalah agama utama dunia dengan 1,5 miliar jumlah pengikutnya. Tapi apa yang umumnya ada di antara fundamentalisme Arab Saudi, Maroko yang moderat, Pakistan yang militerisme, Mesir yang pro-Barat atau Asia Tengah yang sekular? Tidak lebih dari apa yang menyatukan negara-negara Kristen.

Oleh karena itu, untuk membangkitkan masyarakat dunia Barat dalam menentang Islam, diperlukan rekayasa untuk menimbulkan militansi di dunia Islam dengan menciptakan kelompok-kelompok teroris, hal ini dimaksudkan untuk menciptakan ilusi kompetisi Islam dengan "demokrasi" Barat.
Demikian opini yang kami kutip dari arikel akhirzaman.info semoga bermanfaat J

Selasa, 19 Februari 2013

Budaya (Kebiasaan) Buruk di Kantor

Sobat Sipakatau, Kelihatannya sepele tapi kebiasaan buruk ini amat mengganggu konsentrasi rekan kerja Anda. Coba Anda ingat kembali, saat Anda sedang bekerja di kantor, apakah Anda punya kebiasaan mengeluarkan kata-kata kasar/sumpah serapah (misalnya saat klien membatalkan kerjasama, bos memberi setumpuk tugas, koneksi internet tiba-tiba mati, dll), atau kebiasaan sering menunda pekerjaan lalu dikerjakan dengan sistem ngebut menjelang deadline, atau bahkan kebiasaan main game saat jam kerja? Sebaiknya Anda mulai meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut.
Sejumlah psikolog dan sosiolog telah mengumpulkan daftar teratas kebiasaan yang paling menjengkelkan, dan perilaku yang dapat menggangu konsentrasi karyawan saat mengerjakan tugasnya di kantor. Apa saja?

1.      Mengetuk-ngetuk Jemari Tangan di Meja 
Beberapa orang gemar mengetuk-ngetuk jemari tangannya di atas meja saat merenung atau memikirkan sesuatu. Kebiasaan ini mungkin bisa membantu konsentrasi Anda, tapi tidak untuk rekan kerja Anda.
2.      Berteriak-teriak di Telepon
Beberapa karyawan di kantor punya kebiasaan berbicara dengan nada tinggi di telepon.  Bila kebiasaan ini sering dilakukan tentu akan mengganggu konsentrasi rekan kerja lainnya yang sedang menyelesaikan tugas.
3.      Pakai Parfum Berlebihan
Menggunakan parfum secara berlebihan tentu dapat mengganggu rekan-rekan kerja di kantor Anda, terlebih bila aroma parfumnya menyengat.
4.      Mengetik dengan Keras
Ternyata mengetik dengan tekanan kuat sehingga mengeluarkan suara berisik pada keyboard termasuk kebiasaan menjengkelkan. Bunyi berisik dari keyboard dapat mengganggu rekan kerja lainnya. 
5.      Bau Makanan di Kantor
Tidak semua orang suka bau makanan tertentu seperti keju, sup, keripik, mayones dan telur. Apalagi kebanyakan kantor menggunakan AC (pendingin ruangan) yang membuat aroma makanan tersebut dapat tercium  ke seluruh ruangan. Karena alasan ini pula banyak perusahaan yang membuat peraturan melarang karyawannya makan di ruang kerja. 
6.      Ringtone Ponsel Berisik
Pilih ringtone ponsel yang tidak terlalu berisik agar tak menggangu konsentrasi dan kenyamanan rekan kerja Anda dalam bekerja. 

Nah sobat, kenali sedini mungkin kebiasaan-kebiasaan anda di tempat kerja. Siapa tahu produktifitas kerja sangat dipengaruhi oleh kebiasaan tersebut.

Minggu, 13 Januari 2013

"Bank, Bank Mandiri, Bank Terbaik, Bank Terbaik Di Indonesia"


BANK MANDIRI BANK TERBAIK DI INDONESIA

Bank adalah tempat terjadinya suatu transaksi keuangan. Keberadaan sebuah bank dapat memacu pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Transaksi menggunakan Bank adalah hal yang sangat lumrah di zaman modern. Baik itu sekedar sebagai tempat penyimpanan uang, transaksi jual beli, pembayaran gaji dan sebagainya. Untuk itu, berikut adalah rangkuman kecil mengenai Bank Mandiri yang populer digunakan warga negara Indonesia.

PT. Bank Mandiri (PERSERO) Tbk. atau yang biasa disebut dengan nama Bank Mandiri pada kesempatan ini menjadi topik pembahasan karena merupakan bank terbaik dan terbesar di Indonesia dari segi aset, pinjaman dan deposito. Bank yang berdiri sejak 02 Oktober 1998 ini merupakan bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah saat itu. Pada pertengahan tahun 1999, empat bank milik pemerintah digabung ke dalam bank mandiri yaitu Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). Dalam proses penggabungan tersebut Bank Mandiri kemudian memulai proses konsolidasi dan pengorganisasian ulang dengan mengurangi jumlah cabang dan pegawai. Selanjutnya diikuti peluncuran single brand ke seluruh jaringan melalui iklan dan promosi
Bank Mandiri mempunyai Visi yaitu:
Menjadi Lembaga Keuangan Indonesia yang paling dikagumi dan selalu progresif

Sedangkan Misinya adalah:
·     Berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pasar
·     Mengembangkan sumber daya manusia professional
·     Memberi keuntungan yang maksimal bagi stakeholder
·     Melaksanakan manajemen terbuka
·     Peduli terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan

Bank Mandiri Didaulat Sebagai Bank Terbaik Di Indonesia

Bank Mandiri terbaik dalam pelayanan perbankan. Nasabah Bank Mandiri terdiri dari berbagai segmen yang merupakan penggerak utama perekonomian Indonesia. Dengan slogan ”Apapun Keinginan Anda, Mandiri Saja” Bank Mandiri memiliki konsep pelayanan kepada nasabah sesuai dengan 10 perilaku Utama Budaya kerja perusahaan yang terangkum dalam TIPCE (Trust, Integrity, Profesionalism, Customer Focus, dan Excellence). Tahun 2008 merupakan tahun pembuktian keunggulan Bank Mandiri dalam pelayanan perbankan kepada nasabah. Dua lembaga yaitu Marketing Research Indonesia (MRI) dan Indonesia Contact Center Association (ICCA), telah menganugerahi penghargaan tertinggi kepada Bank Mandiri. MRI menilai Bank Mandiri layak mendapatkan The Best Bank Service Excellence (BSEM) 2007/2008, setelah melakukan riset pada 19 bank di Indonesia, baik lokal maupun asing. Disamping itu, ICCA juga telah menganugerahkan penghargaan The Best Contact Center 2008 (kategori 250 seats) kepada Bank Mandiri.

Penghargaan tersebut menjadikan Bank Mandiri berhak mewakili Indonesia untuk kontes Contact Center se-Asia Pasific yang dilakukan penjuriaannya di Beijing pada pertengahan 2008. Untuk kategori 250 seats, Bank Mandiri menyabet semua penghargaan yang diberikan oleh ICCA yaitu The Best Design Marketing Communication (Platinum), The Best Operational Contact Center (platinum) untuk kategori diatas 250 seat, untuk kelompok Korporasi dan untuk kelompok individual meraih The Best Manager (Platinum). Penghargaan tersebut melengkapi penghargaan yang pernah diraih Bank Mandiri tahun sebelumnya.

Pada 12 Juli 2012 Bank Mandiri dinobatkan sebagai bank terbaik Indonesia dalam perhelatan Euromoney Award for Excellence 2012 yang di adakan di Hongkong. Pada tahun - tahun sebelumnya 2004, 2008 dan 2009 dari majalah ekonomi dan keuangan Euromoney yang berada di London menobatkan Bank Mandiri sebagai bank terbaik di Indonesia. Penghargaan demi penghargaan itu seiring dengan inovasi dan juga pada pengembangan bisnis Bank Mandiri selama ini yaitu:

  1. Bank Mandiri mampu beradaptasi dengan perubahan pasar dan kebutuhan nasabah. Bank Mandiri responsif dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan. Selain pelayanan yang bagus, cabang dan mesin ATM yang banyak, kehadiran layanan internet banking, SMS channel dan SMS banking semakin memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi online. Mandiri internet hadir dengan fitur lengkap, keamanan berlapis dilengkapi dengan token dan tidak memerlukan perangkat khusus selain hanya perangkat komputer yang umum digunakan dalam berselancar di dunia maya. Sekarang ada fitur dari bank mandiri yang memudahkan bagi setiap nasabah bank mandiri untuk melakukan berbagai jenis transaksi. Fitur tersebut bisa di gunakan untuk berbagai jenis gadget yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat luas. Mulai dari jenis smartphone yang memakai android sebagai operating sistemnya. Ada juga dengan smartphone lainnya seperti blackberry dan iPhone. Fitur ini dapat digunakan nasabah dimana saja dan kapan saja karena diakses lewat telepon selular atau komputer tablet.
  2. Bank Mandiri inovatif dengan produk-produk perbankan yang terbaru. Bank Mandiri memiliki ragam produk unggul untuk nasabahnya. Jenis produk tersebut mulai dari tabungan, deposito, giro dalam bentuk valas/rupiah, Safe Deposit Box (SDB) cuma-cuma serta sejumlah produk perbankan lainnya yang memberikan keuntungan dan nilai tambah demi kepuasan nasabah. Selain itu, limit transfer yang boleh dilakukan bisa mencapai 50 juta rupiah perharinya.
  3. Bank Mandiri berhasil menerapkan manajemen resiko. Berdasarkan sektor usaha, nasabah Bank Mandiri bergerak dibidang usaha yang sangat beragam. Sebagai bagian dari upaya penerapan ’’prudential banking’’ & ’’best-practices risk management’’, Bank Mandiri telah melakukan berbagai perubahan. Salah satunya, persetujuan kredit dan pengawasan dilaksanakan dengan ’’four-eye principle’’, dimana persetujuan kredit dipisahkan dari kegiatan pemasaran dan business unit. Sebagai bagian diversifikasi resiko dan pendapatan, Bank Mandiri juga berhasil mencetak kemajuan yang signifikan dalam melayani Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan nasabah ritel.
  4. Bank Mandiri memiliki kemampuan keuangan yang terus tumbuh. Menurut sebuah sumber, Bank Mandiri berhasil membukukan total aset Rp 547 triliun pada triwulan pertama tahun 2012, keuangan Bank Mandiri berhasil tumbuh 17,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Yang “Belum” Maksimal Dari Bank Mandiri Dan Saran Solutif:

Menjadi yang terbaik diantara yang paling baik tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak tantangan yang mesti dilewati untuk menuju puncak kesuksesan. Bagaimanapun lengkapnya fasilitas dan pelayanan sebuah instansi atau perusahaan, terkadang ada hal-hal yang dianggap sederhana, kecil dan itu disepelekan. Mungkin karena pertimbangan keuntungan dan lain sebagainya sehingga diabaikan. Sebagai contoh yang paling dekat dengan pembahasan ini adalah dalam hal penyimpanan uang di bank. Sebagian nasabah masih menganggap bahwa dalam pembukaan rekening di Bank Mandiri limit minimal uang yang mengendap masih lebih tinggi dibandingkan dengan bank-bank yang lainnya. Selanjutnya meski permasalahan ini terkadang bersifat umum, ada pula nasabah yang sering komplain terkait masalah yang terjadi saat melakukan transaksi melalui mesin ATM Mandiri, entah karena kartu yang tertelan, lokasi mesin yang rawan mati lampu dan lain sebagainya. Bukan hanya masalah-masalah teknis yang mungkin “masih” dianggap kurang tersebut, Bank Mandiri adalah bank terbesar di Indonesia dari segi aset, pinjaman dan deposit. Orientasi Bank Mandiri dinilai masyarakat lebih berfokus pada sektor industri atau perusahaan menengah ke atas. Padahal usaha mikro di Indonesia sangat banyak dan beragam. Lebih lanjut cabang-cabang Mandiri lebih banyak di kota-kota besar dan bagian “barat” Indonesia. Sehingga banyak masyarakat terkhusus di belahan timur Indonesia yang belum menikmati pelayanan terbaik dari Bank Mandiri.

Dari beberapa permasalahan tersebut, sebenarnya banyak solusi yang bisa dilakukan oleh perusahaan perbankan sekaliber Bank Mandiri. Salah satunya Bank Mandiri harus selalu jeli melihat situasi dan kondisi kecil seperti itu setiap waktu. Mungkin dengan reorientasi fokus nasabah juga bisa dipertimbangkan. Adalah hal yang dirasa baik jika pelayanan Bank Mandiri bisa merata dari Sabang sampai Merauke. Oleh sebab itu pihak Bank Mandiri sebaiknya segera melaksanakan transformasi yang mungkin dengan merevitalisasi visi dan misinya untuk menjadi lembaga keuangan Indonesia yang paling dikagumi dan selalu progresif di mata nasabah pada khususnya serta masyarakat Indonesia secara umum. Semoga Bank Mandiri selalu eksis dengan kehadiran ragam inovasi dan kejutan yang menarik demi kepuasan nasabahnya. Demikian opini bisnis berdasarkan pengetahuan penulis yang bersumber dari berbagai media dan dari pengalaman nasabah tentang Bank Mandiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi customer service Bank Mandiri Bank Terbaik Di Indonesia.