Kemajuan suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh kualitas
sumber daya manusianya. Indeks pembangunan manusia ditentukan oleh tingkat
pendidikan suatu daerah. Tingkat pendidikan yang dimaksud adalah bagaimana
mengelolah sistem pendidikan itu sendiri oleh setiap pemangku kebijakan. Sistem
pendidikan yang tidak didasari dengan ideologi yang kuat akan menghasilkan
lulusan yang gamang dalam menerjemahkan peran dirinya di tengah masyarakat. Hal
ini terlihat dari banyaknya sarjana yang hanya berorientasi pada lapangan
pekerjaan, dan tidak mencari jalan keluar dengan menjadi entrepreneur, ataupun social
entrepreneur. Pendidikan mesti didorong untuk membangun dari bawah, bukan
untuk menjadi tenaga kerja yang melulu berharap pada investasi asing. Di sini
terlihat kesalahan rancang bangun pendidikan nasional, karena mengandung bias
kota dan sentralisasi pembangunan. Imbasnya, setelah melewati bangku sekolah
dan perguruan, seseorang cenderung akan menuju kota dan pabrik, karena pola
modernisasi sudah terinternalisasi dalam alam fikirnya.
Adanya perbedaan persepsi atau lebih tepat dikatakan “salah”
pengertian tentang pendidikan yang lebih mengutamakan pengembangan jiwa
kewirausahaan (entrepreneurship). Jika pendidikan wirausaha hanya dimaknai
sebagai kegiatan melatih seseorang agar pintar mencari uang dan cepat meraih
kekayaan, hasilnya justru akan kontraproduktif. Alih-alih akan mendekatkan
masyarakat pada kehidupan sejahtera, langkah seperti itu malah akan memperburuk
tatanan ekonomi daerah dan melanggengkan ketimpangan sosial ekonomi. Adalah
kekeliruan besar jika kita melihat pendidikan semata sebagai sistem yang
mendorong pertumbuhan ekonomi dengan pola industrialisasi yang tercetak dalam
cara berfikir positifistik (UN adalah salah satu indikatornya). Bangsa ini
tidak perlu mengambil jalan keliru dengan menjadikan pendidikan sebagai mesin
pencetak tenaga kerja. Karena itu bukanlah nation dan characterbuilding. Itu
adalah robotbuilding. Kecuali para pemimpinnya menginginkan negara
ini menjadi negara yang berisikan ratusan juta buruh semata. Konsep pendidikan
yang membebaskan dan berusaha mendobrak kekakuan dalam pola pendidikan apabila
tidak ada peraturan yang membatasi akan menimbulkan permasalahan baru seperti
kebebasan berpakaian, Permasalahan yang timbul yaitu akan adanya persaingan
dalam penampilan para siswa dan memungkinkan akan timbulnya kelompok-kelompok
dalam sekolah.
Salah satu langkah jitu untuk meningkatkan mutu
pendidikan agar para pelajar kita bisa menjadi pelaku pembangunan yang efektif
di masa depan, adalah kontekstualisasi pendidikan. Yang dimaksud dengan
kontekstualisasi pendidikan adalah mengkaitkan segenap pelajaran di sekolah
dengan kehidupan nyata, khususnya dengan dinamika pembangunan di daerah. Visi
ke depan adalah pengembangan pendidikan memultiplikasi potensi sumber daya alam
ke dalam tangan-tangan yang mampu memanfaatkannya secara bertanggungjawab. Prakondisi
untuk memperbaiki pendidikan kita sudah ada. Desentralisasi politik dan
pendidikan adalah landasan emas untuk membebaskan pendidikan dari kekangan
logika (hubungan industrial). Sehingga tinggal diselaraskan adalah cita-cita
nasional, dan juga cita-cita daerah. Menanamkan kompetensi ke dalam diri anak
didik adalah satu hal. Tapi membangun karakter dan jiwa adalah tantangan
sesungguhnya. Dan itu akan jelas memberikan waktu yang cukup untuk melakukan
otokritik dan mengakui letak kesalahan dunia pendidikan kita.
Kesimpulannya, perkembangan proses pembelajaran
sekolah yang lebih mengedepankan pengasahan kreativitas, daya eksplorasi anak
dan perpaduan integral dari keduanya yang membentuk kemempuan berpikir kritis.
Kreativitas dan kemampuan berpikir kritis saat ini, yang disepakati sebagai
pilar utama pengembangan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) dan Pengembangan
entrepreneurship adalah kunci kemajuan. Pendidikan kita harus didorong untuk
membangun Indonesia dari bawah, bukan untuk menjadi tenaga kerja yang selalu
berharap pada investasi asing. Dan Sistem Pendidikan yang diselaraskan
dengan cita-cita nasional, dan juga cita-cita daerah. Revitalisasi pendidikan
dengan konsep mengusung kebebasan juga akan sangat bermanfaat. Pada
akhirnya harapan dan kemajuan yang selama ini dicita-citakan akan terbuka
lebar. Semoga J
2 Komentar
Jika Anda membutuhkan Driver Printer, silahkan kunjungi situs http://www.agendriver.com/
Pengobatan Sipilis Secara Alami ? Segera Hubungi Kami Dan Pesan Obatnya Sekarang Juga di Fast Respond : 087705015423 PIN : 207C6F18.
Posting Komentar